Dendang ratap janda

Author: enggar

Satu kabar untukmu

Biarkan saja bapakmu mati
Entah mati dimana, aku sudah tak perduli
Mungkin tanah jawa menelannya dan merangkul mayatnya
Mungkin laut sunda mengulumnya dan menjilati bangkainya

Aku masih ingat semasa hidupnya ia hanya bawakan aku ikan asin dan tengik badannya
Dan sekarang ia titipkan aku spermanya
Biarkan saja sekarang tinggal aku dan kau
Kau anakku anaknya juga meskipun pungkirmu malu
Entah apa salahku sampai kau hancurkan diri sendiri
Kenapa tidak kau lampiaskan saja kepadaku, meski kau hantam aku sekuat guntur yang bisa mengantarku ke pekubur, itu tak apa-apa

Permohonan kepadamu

Aku tak minta kembali air susu yang kau peras dari tetek ku dulu
Ompolmu yang kering di jarekku jadi wangi dihidungku
Aku mau lagi menceboki tai dipantatmu
Masih ingat aku meng’ngerokimu dan membalurimu dengan bawang merah saat kau masuk angin
Saat kau pilek aku yang sedot dengan mulutku untuk mengeluarkan ingusmu agar kau bisa bernapas lega
Sekarang itu adalah mimpiku,

Jangan takut untuk pulang karena yakin kau masih hafal gang-gang menuju rumahku ini
Akupun masih sangat mengenali tanda-tanda dan rupa anakku,
Meskipun mata yang rabun ini nanti benar-benar buta
Meskipun tangan yang keriput ini kasar menyentuhmu
Tapi aku tau kau punya tahi lalat di tengkuk kaki sebelah kirimu
Juga goresan paku sepanjang jari kelingkingku di tangan kananmu yang kekar itu

Kabar lain “persiapanku”

Oh iya, sekarang kambingku sudah ada dua dan mungkin itu cukup untuk seratus hariku nanti
Aku juga selalu siapkan jenang merah dan jenang putih untukmu, kalau kau nanti benar-benar
Dan tak perlu kau jilati telapak kakiku

Dirumah reot ini sawang-sawang jadi kelambuku yang selalu menemaniku memikirkanmu
Kadang-kadang dalam petromak itu muncul bayanganmu
Dan semenjak kau merantau aku sudah banyak sekali mengangkat anak
Coro-coro, rayap, tikus semua mau mendengarkan ceritaku
ceritaku tentang anakku yang paling gagah

Dendangku ini akan kutaruh dibawah bantal dan kubungkus kain mori
berharap kau pulang dan menemukannya
Aku hanya minta kau bicara lagi padaku
Karena hanya tinggal kau lelaki dalam hidupku

 

0 Response to “Dendang ratap janda”

Leave a Reply